Tujuan :
- Mengetahui fungsi BIOS
- Untuk mengoperasikan dalam bentuk mengaktifkan dan menonaktifkan PC
Alat dan Bahan :
- Keyboard
- CP
Laporan Hasil
Praktikum :
Dalam
BIOS kita tidak dapat menggunakan mouse controller sehingga apabila kita ingin
mengubah setting dari BIOS dapat kita lakukan dengan keybard. Apapun fungsi
dari papan tombol yang digunakan dalam BIOS antara lain :
- F1 : help
- ESC : Exit
- Tanda panah atas-bawah : select item
- Tanda pana kiri-kanan : select menu
- Tanda +/- : change values
- Enter : select sub menu
- F9 : setup default
- F10 : save and exit
Pada
menu ini kita harus mensetting waktu yang tepat untuk real time clock. Apabila
kita sudah mensetting real time clock, hal ini dapat pula menimbulkan masalah
pada program komputer nanti.
- System date
Pada
menu ini untuk mengatur tanggal yang sesuai dengan real time clock.
- Language
Digunakan untuk memilik bahasa yang digunakan oleh BIOS - Floppy Diskette A
Pada bagian ini digunakan untuk mengkonfigurasi floppy disk yang akan digunakan. Akan menampilkan ukuran floppy dan kapasitasnya. Pada komputer ini, tidak memiliki floppy diskette drive sehingga yang ditampilkan adalah not installed. - 1st drive
Harddisk utama, sebagai penyimpan sistem operasi da program aplikasi. - 2nd drive
harddisk utama sebagai penyimpan berupa data saja. - 3rd drive
harddisk tambahan/cadangan sebagai penyimpan data program aplikasi dan sistem operasi. - 4th drive
Harddisk tambahan/cadangan sebagai penyimpan berupa data saja.
- Advanced Manu

- Digunakan untuk mengetahui informasi/mengatur sistem yang terpakai di dalam komputer.
- Setup warning
Pengaturan item pada menu ini jika terjadi kesalahan akan menyebabkan sistem akan gagal dalam proses. - CPU type
menampilkan jenis processor, kecepatan CPU dan berkas memori. - Power Menu

- After AC Power Failure
untuk mengatur pengoperasian jika AC Power mati. - Boot menu

- untuk mengatur booting pada komputer
- Boot Time Diagnostic
Screen
menampilkan layar diagnosa saat boot - Boot Device Priority
untuk memilih secara spesifik device mana yang akan boot pertama, kedua, ketiga, dan keempat. - Exit Menu

- Exit Saving Changes
digunakan untuk keluar dari sistem dan mensave konfigurasi pada cmos. - Exit Dicarding Changes
digunakan untuk keluar dari sistem tetapi tanpa menyimpan setup pada cmos. - Load Setup Defaults
mengisi atau merubah semua menu yang ada pada setup item.
Kesimpulan :
Basic Input Output
System (BIOS) adalah program yang berfungsi mengatur dan mengkonfigurasikan
sistem kompuer yang disimpan dalam sebuah chip BIOS. Melalui BIOS dapat
mengidentifikasi perangkat sistem seperti CPU, RAM, VGA card, keyboard dan
mouse, harddisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat
komputer mulai booting.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar