Selasa, 25 Oktober 2016

Praktikum Identifikasi BIOS

Tujuan :
  • Mengetahui fungsi BIOS
  • Untuk mengoperasikan dalam bentuk mengaktifkan dan menonaktifkan PC

Alat dan Bahan :
  • Keyboard
  • CP

Laporan Hasil Praktikum :
Dalam BIOS kita tidak dapat menggunakan mouse controller sehingga apabila kita ingin mengubah setting dari BIOS dapat kita lakukan dengan keybard. Apapun fungsi dari papan tombol yang digunakan dalam BIOS antara lain :
  • F1 : help
  • ESC : Exit
  • Tanda panah atas-bawah : select item
  • Tanda pana kiri-kanan : select menu
  • Tanda +/- : change values
  • Enter : select sub menu
  • F9 : setup default
  • F10 : save and exit

  1. Main Menu
    • System Time
Pada menu ini kita harus mensetting waktu yang tepat untuk real time clock. Apabila kita sudah mensetting real time clock, hal ini dapat pula menimbulkan masalah pada program komputer nanti.
  • System date
Pada menu ini untuk mengatur tanggal yang sesuai dengan real time clock.
  • Language
    Digunakan untuk memilik bahasa yang digunakan oleh BIOS
  • Floppy Diskette A
    Pada bagian ini digunakan untuk mengkonfigurasi floppy disk yang akan digunakan. Akan menampilkan ukuran floppy dan kapasitasnya. Pada komputer ini, tidak memiliki floppy diskette drive sehingga yang ditampilkan adalah not installed.
  • 1st drive
    Harddisk utama, sebagai penyimpan sistem operasi da program aplikasi.
  • 2nd drive
    harddisk utama sebagai penyimpan berupa data saja.
  • 3rd drive
    harddisk tambahan/cadangan sebagai penyimpan data program aplikasi dan sistem operasi.
  • 4th drive
    Harddisk tambahan/cadangan sebagai penyimpan berupa data saja.
  1. Advanced Manu
    • Digunakan untuk mengetahui informasi/mengatur sistem yang terpakai di dalam komputer.
    • Setup warning
      Pengaturan item pada menu ini jika terjadi kesalahan akan menyebabkan sistem akan gagal dalam proses.
    • CPU type
      menampilkan jenis processor, kecepatan CPU dan berkas memori.
  2. Power Menu
    • After AC Power Failure
      untuk mengatur pengoperasian jika AC Power mati.
  3. Boot menu
    • untuk mengatur booting pada komputer
    • Boot Time Diagnostic Screen
      menampilkan layar diagnosa saat boot
    • Boot Device Priority
      untuk memilih secara spesifik device mana yang akan boot pertama, kedua, ketiga, dan keempat.
  4. Exit Menu
    • Exit Saving Changes
      digunakan untuk keluar dari sistem dan mensave konfigurasi pada cmos.
    • Exit Dicarding Changes
      digunakan untuk keluar dari sistem tetapi tanpa menyimpan setup pada cmos.
    • Load Setup Defaults
      mengisi atau merubah semua menu yang ada pada setup item.

Kesimpulan :
Basic Input Output System (BIOS) adalah program yang berfungsi mengatur dan mengkonfigurasikan sistem kompuer yang disimpan dalam sebuah chip BIOS. Melalui BIOS dapat mengidentifikasi perangkat sistem seperti CPU, RAM, VGA card, keyboard dan mouse, harddisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar